SILABUS DAN RPP BERKARAKTER

Perangkat KTSP BERKARAKTER SMP

Bagi rekan – rekan Guru yang membutuhkan PerangkatPembelajaran KTSP BERKARAKTER saya persilahkan untuk download, materi ini juga saya peroleh dari kawan – kawan secara gratis oleh karena itu pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih sebesar -besarnya kepada rekan rekan yang telah upload lebih dahulu.

Langsung saja silahkan klik link dibawah ini :

PENDIDIKAN KEWARGA NEGARAAN :

PKN BERKARAKTER KELAS VII

PKN BERKARAKTER KELAS VIII

PKN BERKARAKTER KELAS IX

BAHASA INDONESIA BERKARAKTER (VII, VIII, DAN IX)

Hasil UN SMA 2010, Potret Pendidikan Nasional

154.079 Siswa SMA se-Indonesia Tak Lulus UN 2010

Aku bisa...Menteri Pendidikan Nasional M. Nuh menyatakan, nilai kelulusan Ujian Nasional (UN) SMA/MA 2010 mengalami kenaikan dari 7,25 pada tahun 2009 menjadi 7,29 persen.

“Kalau dibandingkan reratanya antara tahun 2009 dan 2010 ada peningkatan,” kata Mendiknas yang didampingi Wakil Mendiknas Fasli Jalal dan sejumlah pejabat eselon I dan II Kemdiknas.

Berdasarkan data sementara Kemdiknas, rerata nilai UN SMA negeri 7,43, sedangkan SMA swasta 7,17. Sementara rerata nilai UN MA negeri 7,25 dan MA swasta 6,96. Baca lebih lanjut

Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Kuota 2008 di PENDING

Keikhlasan Semu Untuk Mensejahterakan  Guru

Sudah berapa banyak Guru peserta Sertifikasi Kuota tahun 2008 Propinsi NTT yang sudah dinyatakan lulus mengetahui bahwa pembayaran tunjangan profesi di PENDING/TUNDA ? Saya rasa tidak semua Guru yang lulus sertifikasi telah mengetaui, lebih ironis lagi mungkin pihak Dinas PPO Kabupaten di propinsi NTT belum memperoleh tembusan dari Dirjen PMTK yang telah mengeluarkan daftar Nama Penerima Tunjangan yang di pending.

Hal ini sangatlah bertentangan dengan apa yang pernah disampaikan oleh Kepala Dinas PPO Propinsi NTT beberapa waktu lalu sebagaimana dirilis oleh harian Spirit NTT, 20-26 April 2009, Laporan Metil Dhiu sebagai berikut:

“…………KUPANG, SPIRIT–Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir.Thobias Uly, M. Si, menjelaskan, meskipun belum ada Peraturan Pemerintah (PP) mengenai pembayaran tunjangan profesi guru Baca lebih lanjut

Air Irigasi Meluap

4 RUMAH DI KAMBANIRU TERENDAM AIR IRIGASI

Genangan air Irigasi di jalan

Genangan air Irigasi di jalan

Kambaniru, 23 Agustus 2009
4 buah rumah di jl. U. Taranggaha, kel. Kambaniru pada hari Minggu pagi terendam air dari saluran irigasi. Hal ini terjadi diperkirakan karena saluran irigasi tidak berfungsi secara maksimal, ketinggian saluran yag tidak merata juga tumpukan sampah mengakibatkan air tersumbat dan berbalik arah menggenangi pemukiman masyarakat sekitar. Kejadian ini bukanlah yang pertama, sudah sering terjadi dan sudah diinformasikan kepada pihak – pihak terkait, namun belum ada respon yang positifsebagai tindak lanjut. Kejadian pada hari Minggu pagi ini yang paling parah dimana berawal dari saluran irigasi di jalan Tompela sebelah barat pada bagian menuju saluran pembuangan terjadi sumbatan karena tumpukan sampah sehingga air meluap Baca lebih lanjut

HASIL UN SMP 2009

SMP NEGERI 2 WAINGAPU SEMAKIN MANTAP MENUJU SEKOLAH FAVORIT 2009

Saat ini seluruh jajaran SMP Negeri 2 Waingapu khususnya yang berkaitan dengan kelas IX sudah dapat bernafas lega. Hal ini terkait dengan saat – saat persiapan menghadapi Ujian Nasional 2009 bagi kelas IX, melaksanakan Ujian Nasioanal 2009 dan Pengumuman Hasil Ujian Nasional 2009.

SMP Negeri 2 Waingapu merupakan salah satu sekolah menengah di Kabupaten Sumba Timur, Propinsi NTT dan merupakan salah satu sekolah negeri dengan jumlah siswa terbanyak setiap tahunnya, dimana rata – rata pertahun mencapai 1100-1300 orang siswa, dan peserta ujian rata – rata 300 orang siswa lebih.

Kendala yang dihadapi pada umumnya sama dengan sekolah lain di kawasan NTT, yaitu Baca lebih lanjut

Newsletter dari Portal Komunitas Orang Sumba

Imigran Gelap Afganistan Terdampar di Waingapu

Kontributor: Admin
Rabu, 10 Juni 2009 00:26
Waingapu.Com – Polres Sumba Timur, hari Rabu, 3 Juni 2009 sekitar pukul 09.00 Wita mengamankan 65 imigran asal dua negara, Pakistan dan Afganistan dan langsung dibawa ke Mapolres Sumba Timur di Karinding.

Imigran tersebut diamankan setelah kapal motor Putera Negara asal Bima-NTT yang mereka tumpangi terdampar di pantai Maukawini Desa Lambakara Kecamatan Pahunga Lodu karena mesinnya mengalami kerusakan.

Dari keterangan yang kami peroleh, imigran asal dua negara ini meninggalkan negaranya karena persoalan politik dan ekonomi. Tujuan mereka ke Australia. Hanya satu orang yang mengantongi paspor dan itupun sudah habis masa berlakunya.

Salah satu imigran asal Afganistan mengaku, mereka menumpang kapal tersebut dari Bima tanggal 26 Mei lalu dan sempat singgah di Singaraja-Bali sebelum akhirnya terdampar di pantai Maukawini-Pahunga Lodu.

Menurut pengakuan mereka,”Per orang kami membayar 1000 sampai 3000 US Dolar. Kami dijanjikan dapat makan dan minum selama dalama di atas kapal. Tapi kadang makan, kadang juga hanya sekali makan dan sering juga tidak dikasih makan cuma air saja,” katanya dengan mimik wajah sedih.

“Kalau kami di deportasi ke negara asal, kami pasti dibunuh karena aturan hukum disana (Pakistan, red). Kami terdampar di pantai itu (Maukawini, red) karena satu dari tiga mesin kapal yang mengangkut kami rusak”, lanjutnya dalam bahasa Indonesia yang terputus-putus.

%d blogger menyukai ini: