Hasil Pemilihan Presiden 2009


SBY-Boediono Resmi Menang Satu Putaran

SBY meraup 60 persen suara nasional, unggul lebih dari 20 persen di 29 provinsi.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, sejak awal persiapan pelaksanaan Pemilu Pilpres Indonesia 2009 – 2014 hingga hari ini KPU berhasil mengumumkan dan menetapkan hasil rekapitulasi suara secara Nasional. Dalam proses penetapan ini KPU banyak menuai protes dari berbagai pihak, khususnya dari pihak – pihak yang merasa terabaikan. Inilah hasil kutipan dari media masa tentang hasil perolehan suara Pilpres secara Nasional versi KPU, pada hari Jum’at, 24 Juli 2009

Arfi Bambani Amri, Suryanta Bakti Susila

deklarasi SBY-BUDIONO

deklarasi SBY-BUDIONO

VIVAnews – Pasangan calon presiden dan wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono resmi menang dalam satu putaran berdasarkan hasil Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilihan Presiden 2009. Pasangan yang didukung 24 partai itu menyapu 60,8 persen dari 121.504.481 suara sah atau 73.874.562.

Dalam rapat yang berakhir Kamis 23 Juli 2009 malam itu, pasangan nomor urut 1 Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto mengumpulkan 32.548.105 (26,79%) dan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto sebesar 15.081.814 (12.41%). Sementara angka pemilih yang tidak menunaikan hak pilihnya adalah 49.212.158 atau 27,77 persen dari Daftar Pemilih Tetap.

Apakah dengan hasil ini, SBY-Boediono resmi menang dalam satu putaran? Berdasarkan Undang-undang Pemilihan Presiden, selain suara harus di atas 50 persen, perlu dilihat apakah SBY-Boediono unggul lebih dari 20 persen di 17 provinsi.

Berdasarkan rekapitulasi KPU yang tidak dihadiri saksi dari Mega-Prabowo dan JK-Wiranto itu, ditemukan SBY-Boediono unggul di 29 provinsi. Mega-Prabowo hanya menang di Bali, sementara JK-Wiranto menang di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo. Dan kemenangan SBY di 29 provinsi itu lebih dari 20 persen.

Namun hasil resmi ini masih terbuka kemungkinan dibatalkan Mahkamah Konstitusi jika ditemukan ada kecurangan sistematis dan masif. Pihak yang keberatan bisa mengajukan gugatan hasil ke Mahkamah Konstitusi maksimal tiga hari setelah hasil resmi diumumkan. Kemudian Mahkamah dalam waktu dua minggu harus telah memutuskannya.

• VIVAnews

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: