GAJI 13 BAGI PNS, Download PP No. 42 Tahun 2009


DEPKEU : AKHIR JUNI BATAS AKHIR PEMBAYARAN GAJI KE-13

Jakarta, 12/6/2009 (Kominfo Newsroom) – Departemen Keuangan menyatakan bahwa akhir Juni 2009 merupakan batas akhir pembayaran gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil (PNS), TNI, Polri, dan pensiunan. Jumlah gaji ke-13 ditetapkan sebesar satu kali kali besaran gaji yang saat ini diterima.

Dirjen Perbendaharaan Departemen Keuangan Herry Purnomo mengatakan, pembayaran gaji ke-13 tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No 42/2009 tentang Pemberian Gaji/Pensiun/Tunjangan Bulan ke-13 dalam tahun anggaran 2009 kepada pegawai negeri, pejabat negara, dan penerima pensiun/tunjangan.

“Peraturan pemerintah tersebut ditetapkan pada 8 Juni 2009 dan jumlahnya sebesar penghasilan sebulan yang diterima pada bulan Juni 2009,” kata Herry Purnomo saat ditemui di kantor Depkeu, di Jakarta, Jumat (12/6).

Ia menambahkan bahwa pencairannya menunggu Peraturan Dirjen Perbendaharaan, Depkeu, yang segera terbit.“Kalau Perdirjen sudah ada, sudah bisa ditagihkan. Pembayaran gaji ke-13 ini tidak ada kaitannya dengan pemilu presiden, karena tahun-tahun sebelumnya gaji ke-13 ini juga telah diberikan,” katanya.

Sementara itu terkait jumlah bunga atas penempatan dana pemerintah yang disimpan di Bank Indonesia, yang ditargetkan sebesar Rp3 triliun, menurut Herry, kemungkinan tidak tercapai, karena BI rate dalam beberapa waktu terakhir terus menurun.

“Saat ini berada di level tujuh persen. Inilah yang menjadi alaasan bahwa renumerasi atas dana pemerintah di BI tidak akan mencapai Rp3 triliun,” katanya.

Dikemukakan bahwa selama ini pemerintah memang telah menerima renumerasi dari BI, tapi penerimaannya tentunya fluktuatif karena adanya penurunan BI rate.

“Kami memperkirakan, penerimaan atas renumerasi tersebut hanya mencapai 65 persen dari target awal yang sebesar Rp3 triliun,” katanya. (T.Ia/ysoel)

Sumber : http://www.depkominfo.go.id/

Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2009 tentang GAJI 13 DOWNLOAD

Satu Tanggapan

  1. AWAS!!! NUANSA POLITIK GAJI KE-13

    Pemerintah menyediakan anggaran Rp.143,8 triliun untuk gaji pegawai tahun 2009. Pencairannya akan dilaksanakan pekan ini. Seluruh Pegawai Negari Sipil, TNI, Polri, pensiunan, tenaga honorer dan 14 pejabat lain termasuk Presiden, wakil presiden beserta menteri-menteri kan menikmati gaji tersebut.

    Namun, ada nuansa berbeda dengan pencairan gaji ke-13 kali ini, yaitu saat mendekati pemilihan presiden dan wakil presiden. Benarkah ini bermuatan politis???

    Bagai udang dibalik batu, begitulah motif pemberian gaji ke-13. Sebagai bentuk upaya mensejahterahkan abdi negara, meringankan beban kebutuhan, selain itu, motif politik begitu kental mewarnai pencairan gaji tersebut. Surat edaran Dirjen Perbendaharaan Negara, yang menyatakan bahwa pembayaran gaji ke-13 dilakukan pada bulan juni dan paling lambat juli 2009, mendekati masa pilpres. Pernyataan itulah yang mengundang reaksi bahwa ada makna politis di balik pencairan gaji ke-13 tahun ini.

    Tidak bisa dielakkan lagi, pencairan gaji ke-13 akan mempengaruhi opini publik. Bisa jadi sebagian masyarakat menelan mentah-mentah kebijakan itu, sehingga akan mempengaruhi keputusan politiknya saat pilpres 9 juli nanti. 3,7 juta Pegawai Negeri Sipil se-Indonesia, belum lagi ditambah jumlah keluarga, anak-istri-suami dan lainnya kalau dirasionalkan dalam satu suara, akan menghasilkan keputusan yang signifikan.

    Dengan demikian, prosesi pilpres yang bersih dan transparan hanya tinggal impian. Kebijakan politik ini jelas hanya menguntungkan calon incumbent.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: